Berawal dari kenangan dimasa
ssekolah, ketika belajar bersama, melaksanakan upacara, bermain dan membuat
taktik saat olah raga seakan menjadi pelatih, berkreasi lukisan dan origami
bersama teman-teman, berpetualang mencari jati diri, mendapat penghargaan atas
prestasi yang dibuat, dan lainnya itulah menjadi awal mula cita-citaku tumbuh.
Riwayat
pertama pendidikanku berawal dari Taman Kanak-kanak (TK) yang dipenuhi dengan
permainan dan sukaria bersama teman-teman dan guru yang ppandai dan cerai saat
mengajar, lalu masuk ke Sekolah Dasar (SD) dan mulai mempelajari baca, tulis,
hitung, analisa, tanggung jawab dan kasih sayang dari tiap-tiap pelajaran yang
diberikan , selanjutnya masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) disinilah aku
mempelajari suatu hal yang lebih dari Sekolah Dasar dan dibuat untuk lebih
serius menatap masa depan yang akan datang dan melanjutkan ke Sekolah Menengah
Atas (SMA) ataupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mempersiapkan masa dewasaku
yang lebih baik.
Disinilah
seorang guru dutuntut untuk membimbing dan mengasuh murid didiknya menjadi
sosok pemuda-pemudi masa depan yang istimewa dan menjadi panutan untuk murid didiknya. Oleh karena itulah aku
begitu terkesima melihat guru-guru yang telah mengajarku selam ini, dan membawa
diriku meminati pekerjaan ini.
Meski
kiini aku telah menjadi seperti mereka, kebanggan dan rasa hormat akan mereka
tetap terasa, memang menjadi seorang guru tidaklah sulit dan tidaklah
mudah,karna mesti sabar dan dapat membawa suasana kelas menjadi lebih
menyenangkan supaya murid didik dapat belajar dengan semangat.
Nah teman-teman bloger sekalian memang terkadang kita merasa jenuh dan kesal terhadap guru-guru yang telah mendidik kita selama ini karena dihukum , sulit mendapat nilai baik, cara mengajarnya, dan lainnya. Namun, ingat teman-teman tanpa mereka kita tak akan bisa menjadi seperti sekarang menjadi pemuda-pemudi yang istimewa.

No comments:
Post a Comment